Mencari »Badminton di »Mad4Pirates »
Mencari » Badminton di » Mad4Pirates »

Taufik Hidayat Puji Kehebatan Indian Badminton League [IBL]

Taufik Hidayat Puji Kehebatan Indian Badminton League [IBL]
Taufik Hidayat Puji Kehebatan Indian Badminton League [IBL]
Taufik Hidayat yang turut berpartisipasi pada Indian Badminton League (IBL) memuji turnamen yang berlangsung di enam kota di India, 14-31 Agustus tersebut. Menurut juara Olimpiade 2004 ini, IBL semakin populer dan memberikan motivasi yang sangat baik untuk pebulu tangkis muda India.

"Turnamen ini sangat bagus. Banyak pemain top yang datang dan bertanding, seperti Lee Chong Wei. Banyak juga pebulu tangkis asing lain yang berpartisipasi. Penontonnya juga sangat ramai, ini perkembangan baik.

"(Olahraga) yang berkembang di India adalah kriket. Tapi, sekarang kepopuleran bulu tangkis mulai mengejar. Karena itu, saya senang bisa datang dan bermain di India," kata Taufik yang tergabung di tim Hyderabad Hotshots, sebelum timnya bertanding dengan Pune Pistons, Senin (19/8/2013).

Legenda bulu tangkis Indonesia ini juga mengungkapkan kekagumannya pada pemain India, seperti Parupalli Kashyap, Ajay Jayaram, dan Pranav Chopra. Secara khusus, Taufik juga memuji tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu, yang menjadi semifinalis pada BWF World Championships 2013, minggu lalu.

Taufik baru bertanding sekali pada turnamen ini. Ia lebih banyak berada di bangku pelatih ketika pemain dari timnya bertanding.

Liliyana Natsir Raih Rekor di Kejuaraan Dunia




Pebulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir mencetak rekor di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013. Pasangan Tontowi Ahmad itu menjadi pebulutangkis putri pertama yang mampu meraih tiga gelar juara dunia nomor ganda campuran.


Liliyana/Tontowi sukses menyabet medali emas di Kejuaraan Dunia 2013 usai mengalahkan ganda campuran nomor satu dunia asal China, Xu Chen/Ma Jin. Pada final yang berlangsung di Guangzhou, China, Minggu 11 Agustus 2013, Liliyana/Tontowi menang 21-13, 16-21 dan 22-20.



Bagi Tontowi, ini adalah final sekaligus gelar juara dunia pertama. Namun, bagi Liliyana, ini merupakan gelar ketiga dari empat final. Sebelumnya, pemain yang akrab disapa Butet itu meraih gelar juara dunia 2005 dan 2007 ketika masih berpasangan dengan Nova Widianto.



Liliyana juga menjadi pebulutangkis putri pertama yang mampu meraih tiga gelar juara dunia nomor ganda campuran. Pemain 27 tahun ini bersanding dengan legenda bulutangkis putra asal Korea Selatan, Park Joo-bong, yang juga meraih tiga gelar juara dunia nomor ganda campuran.



"Kami yakin bisa mengalahkan pasangan China di partai final setelah di nomor tunggal putri secara mengejutkan Thailand bisa juara. Ini menandakan masih ada peluang untuk menjadi juara karena kekuatan sudah merata," ujar Liliyana usai pertandingan.



Indonesia sendiri meraih dua gelar di Kejuaraan Dunia 2013. Medali emas lainnya dipersembahkan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Boe dan Carsten Mogensen. Ini adalah gelar kedua Hendra setelah pada 2007 meraih kemenangan bersama Markis Kido.

Credits : sport.news.viva.co.id

PBSI Raih Kesuksesan, SBY Mulai Singgung PSSI

PBSI Raih Kesuksesan, SBY Mulai Singgung PSSI


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji suksesnya tim bulutangkis Indonesia di bawah kepemimpinan Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan. SBY meminta pengurus cabang olahraga lainnya mengikuti sukses PBSI, termasuk Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).


SBY menyempatkan diri mengucapkan selamat kepada tim bulutangkis Indonesia yang meraih dua gelar di Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou, China, Minggu 11 Agustus 2013. Indonesia meraih sukses di nomor ganda campuran melalui Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Menurut SBY, kepengurusan PBSI yang solid menjadi salah satu kunci kebangkitan prestasi bulutangkis Indonesia saat ini. Untuk itu, SBY meminta pengurus cabang olahraga lainnya mengikuti jejak sukses PBSI, termasuk PSSI.

"Pesan saya, kita bangkitkan kembali olahraga nasional di negeri ini. Sepakbola, pesan saya berlatih yang benar, siapkan yang benar. Jangan gaduh antarpengurus, antarorang sehingga tidak maju-maju," ujar SBY di Istana Bogor, Senin 12 Agustus 2013.

SBY menilai, apabila atlet tekun berlatih dan pengurus memberi dukungan tinggi, maka prestasi olahraga Indonesia akan kembali diraih.

"Jadi kuncinya kalau pengurusnya beres, tidak berantem satu sama lain, konsentrasi untuk memajukan olahraga yang dibinanya, olahraga itu akan berkembang. Jika sebaliknya, akan habis waktu dan energi kita. Olahraga kita tidak akan ke mana-mana kalau pengurusnya berantem terus. Ribut terus," tegas SBY.

"Sekali lagi selamat untuk para atlet kita, rakyat Indonesia tentu bangga dan bersyukur. Saya senang, bangga, syukur saya kepada kepemimpinan PBSI pak Gita Wirjawan. Tapi jangan berpuas hati," sambungnya.

Credits : sport.news.viva.co.id

24 Siswa yang Mendapat Beasiswa Djarum Badminton

24 Siswa yang Mendapat Beasiswa Djarum Badminton


Program Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2013 telah mencapai klimaksnya. Sebanyak 24 peserta akhirnya dinyatakan lolos untuk kemudian mendapatkan beasiswa bulutangkis dari PB Djarum.

Proses seleksi yang dilakukan PB Djarum pada 28-29 Juni lalu di GOR PB Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, diikuti oleh 1.035 peserta yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia, mulai dari Nanggroe Aceh Darussalam hingga Maluku Utara.
Setelah melalui empat tahap seleksi dan penyaringan yang sangat ketat, terpilih 44 peserta yang lolos ke tahap karantina. Namun, pada akhirnya hanya 24 peserta yang dianggap memiliki kualitas ‘super’ yang berhak mendapatkan beasiswa.
“PB Djarum terus-menerus menjaring bibit-bibit atlet dengan kualitas terbaik, bukan kuantitasnya. Atlet yang tangguh, pantang menyerah, memiliki daya juang yang tingg, dan bermental juara dalah criteria pebulutangkis yang kami cari. Oleh karena itu, seleksi tahun ini juga berlangsung sangat ketat,” ujar Manajer tim PB Djarum dalam acara Silaturahmi PB Djarum dan Pers di Only One Club, Lt 5 FX Lifestyle X’Nter, Jumat (26/7/2013).
Ke-24 peserta yang mendapatkan beasiswa terdiri dari 13 putra dan 11 putri. Mereka tidak semua berasal dari pulau Jawa. Seperti tahun-tahun sebelumnya selalu ada tradisi peserta dari luar pulau Jawa lolos seleksi. Di tahun ini, ada tiga peserta dari Kalimantan Timur yang mendapatkan beasiswa.
“Sesuai komitmen PB Djarum, peserta yang lolos tahun ini tetap berdasarkan parameter kualitas bukan kuantitas. Sepanjang memiliki kualitas super dan prospek yang menjanjikan, tidak peduli dari mana asalnya, mereka kita terima,” timpal Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Audisi Umum Beasiswa PB Djarum ini adalah salah satu bukti sumbangsih nyata klub yang berdiri tahun 1969 bagi perbulutangkisan nasional. Selain itu, klub yang telah banyak melahirkan pemain bintang kelas dunia itu juga terus membina lewat PB Djarum dengan sentra pembinaan di Kudus dan Jakarta.
banner ads banner ads banner ads banner ads